Redaktur: Redaksi
Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji saat diwawancarai awak media. (Istimewa)
Samarinda, Afiliasi.net - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus memacu percepatan pembangunan infrastruktur jalan guna memperkuat konektivitas antarwilayah. Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, mengungkapkan bahwa sejumlah proyek strategis telah menunjukkan progres signifikan, bahkan beberapa ruas utama kini telah dinikmati sepenuhnya oleh masyarakat.
Salah satu pencapaian menonjol adalah rampungnya perbaikan ruas jalan dari Kutai Kartanegara menuju Bontang, khususnya di kawasan Marangkayu.
“Dari Kutai Kartanegara ke arah Bontang, 100 persen jalan Marangkayu–Bontang sudah selesai dan sudah dinikmati oleh masyarakat. Target kami pada tahun 2027, pembangunan jalan sepanjang 136 kilometer akan tuntas sepenuhnya,” ujar Seno Aji, Senin, 23 Maret 2026.
Pemerintah juga memberikan perhatian khusus pada akses menuju wilayah barat dan hulu. Untuk jalur Kukar menuju Kutai Barat, alokasi anggaran sebesar Rp160 miliar hingga Rp196 miliar telah disiapkan, ditambah dana pendukung Rp76 miliar. Sementara untuk jalur menantang Kubar menuju Mahakam Ulu, anggaran sebesar Rp90 miliar telah ditetapkan tahun ini guna memastikan progres tetap berjalan.
Pembangunan ini tidak hanya bersumber dari APBD Kaltim, namun juga didukung oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) melalui proyek senilai kurang lebih Rp250 miliar. Hingga saat ini, progres fisik secara keseluruhan telah mencapai lebih dari 80 kilometer, menyisakan sekitar 13 kilometer krusial yang diproyeksikan tuntas pada 2027 mendatang.
Selain kualitas aspal, aspek keselamatan menjadi poin evaluasi pemerintah. Seno Aji menegaskan bahwa keluhan masyarakat terkait minimnya penerangan di jalur lintas kota akan segera direspons melalui pemasangan lampu jalan, dimulai dari ruas Muara Badak menuju Bontang.
“Ke depan, dari Muara Badak ke arah Bontang akan dipasangi lampu jalan supaya masyarakat lebih nyaman dan aman saat melintas,” pungkasnya. (*)
TOPIK BERITA TERKAIT:
#seno-aji #pemprov-kaltim #infrastruktur-kaltim