Jumat, 20 Februari 2026 10:23 WIB

Daerah

Dinkes Kaltim Investigasi Kematian Bayi Batuah, Rekam Medis dan Prosedur Rujukan Jadi Fokus Utama

Redaktur: Redaksi
| 0 views

Ilustrasi meninggalnya seorang bayi usia enam bulan dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit. (Istimewa).

Samarinda, Afiliasi.net - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Timur bergerak cepat menelusuri kasus kematian seorang bayi berusia enam bulan yang meninggal dunia saat dalam perjalanan rujukan dari Puskesmas Batuah menuju RSUD Inche Abdoel Moeis, Senin (16/2/2026). Kasus yang sempat viral di media sosial ini menjadi perhatian serius otoritas kesehatan daerah.

Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyatakan bahwa pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk mengumpulkan data lapangan dan mengevaluasi kronologi penanganan medis dari hulu ke hilir.

“Saat ini kami masih melakukan investigasi. Informasi sementara, pasien memiliki riwayat penyakit tertentu dan pernah berkonsultasi ke rumah sakit lain sebelum ke puskesmas,” ujar Jaya Mualimin, Kamis (19/2/2026).

Fokus investigasi saat ini adalah membedah rekam medis pasien guna memahami kondisi patologis korban sebelum tiba di Puskesmas Batuah. Selain itu, Dinkes juga menepis dugaan awal mengenai kekosongan oksigen. Hasil sidak menunjukkan tabung oksigen di puskesmas, baik ukuran besar maupun kecil, dalam kondisi terisi dan siap pakai saat kejadian.

Jaya juga menekankan bahwa pihaknya sedang mengevaluasi kesiapan tenaga kesehatan yang bertugas pada jam sibuk dini hari (pukul 03.00 WITA). Hal ini dilakukan untuk memastikan apakah standar operasional prosedur (SOP) penanganan pasien gawat darurat telah dijalankan dengan benar.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami. Kami memohon maaf jika masyarakat menilai pelayanan belum optimal, dan kami berkomitmen melakukan pembenahan jika ditemukan kekurangan sistem,” tambahnya.

Dinkes Kaltim berjanji akan menyampaikan hasil investigasi ini secara terbuka kepada publik setelah seluruh data dari saksi dan rekam medis rampung dianalisis. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem rujukan kesehatan di Kalimantan Timur. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #dinkes-kaltim #jaya-mualimin #puskesmas-batuah #rsud-inche-abdoel-moeis 

Berita Terkait

IKLAN



Berita Lainnya

Terpopuler