Rabu, 25 Februari 2026 12:10 WIB

Daerah

Pemekaran Muara Kaman Terganjal Restu Desa Sedulang, DPRD Kukar Pilih Jalur Persuasif  

Redaktur: Redaksi
| 0 views

Pembahasan pemekaran kecamatan baru di Kukar (Istimewa)

Tenggarong, Afiliasi.net - Rencana besar pemekaran Kecamatan Muara Kaman, Kutai Kartanegara (Kukar), kini memasuki babak penentuan. Meski secara administratif telah memenuhi syarat, langkah pembentukan kecamatan baru ini masih menunggu kesepakatan bulat dari Desa Sedulang yang menjadi kunci konektivitas wilayah tersebut.

Ketua Komisi I DPRD Kukar, Agustinus Sudarsono, mengungkapkan bahwa dari 10 desa yang diproyeksikan masuk dalam wilayah pemekaran, Desa Sedulang masih memiliki dinamika internal terkait harapan pembangunan dan posisi strategis desa.

“Kami tidak ingin meninggalkan mereka. Desa Sedulang punya posisi strategis sebagai akses ke desa-desa lain. Kami akan melakukan pendekatan informal dulu untuk mencari jalan terbaik tanpa harus meninggalkan pihak mana pun,” tegas Agustinus, Selasa (24/2/2026).

Asisten I Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat, membeberkan bahwa salah satu poin krusial adalah keinginan Desa Sedulang untuk menjadi Ibu Kota Kecamatan baru. Namun, berdasarkan kajian matang, wilayah bagian atas dinilai lebih siap secara infrastruktur untuk menjadi pusat pemerintahan.

“Secara kajian, memang lebih matang di daerah atas. Tetapi Sedulang berharap menjadi induk kecamatan. Kami akan turun langsung untuk melihat apa yang menjadi harapan mereka, terutama soal pemerataan pembangunan dan jalan tembus,” jelas Taufik.

Kecamatan Muara Kaman yang saat ini memiliki 20 desa dianggap sudah terlalu luas untuk dikelola oleh satu administrasi kecamatan, terutama dengan tantangan geografis alur sungai yang rumit. Perjuangan pemekaran yang telah berjalan selama tiga dekade ini diharapkan segera mencapai mufakat demi mempercepat pembangunan di wilayah Benamang dan sekitarnya. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #dprd-kukar #pemekaran-muara-kaman #desa-sedulang #agustinus-sudarsono 

Berita Terkait

IKLAN



Berita Lainnya

Terpopuler