Jumat, 22 November 2024 02:18 WIB

Advetorial

Komisi IV DPRD Kaltim Gelar Kegiatan Bareng MTs Negeri Samarinda, Puji Nilai Sebagai Proses Pembelajaran Karakter Kepemimpinan Siswa

Redaktur: Redaksi
| 225 views

MTs Negeri Samarinda menggelar kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Proyek Penguatan Rahmatan Lil Alamin (P2RA) di Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (8/11/2023). ist

Samarinda, Afiliasi.net - Komisi IV gelar kegiatan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Proyek Penguatan Rahmatan Lil Alamin (P2RA) di Gedung DPRD Kaltim, Rabu (8/11/2023). Kegiatan ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan bertemakan 'Suara Demokrasi'. Kegiatan diikuti seluruh peserta didik kelas 8 dan didampingi fasilitator guru kelas 8 MTs Negeri Samarinda.

Peserta didik karena dapat merasakan suasana belajar di ruang rapat Komisi IV DPRD Provinsi Kaltim secara langsung.

Materi yang dipaparkan merupakan pentingnya peran Leadership atau Pemimpin dalam kepemimpinan diri dan kepemimpinan kelompok. Mengingat para anggota dewan permusyawaratan rakyat akan selalu berhadapan dengan pengambilan keputusan dalam setiap pekerjaannya, hal itu mengharuskan memiliki jiwa kepemimpinan yang baik.

Karena Leader merupakan orang yang memimpin dan bukan orang yang dimanipulasi untuk memimpin. Sementara leadership adalah proses menggerakan dan memimpin sekelompok manusia dalam sebuah arahan dengan memotivasi dan mendidik mereka ke suatu aksi melalui cara yang tidak memaksa.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim Puji Setyowati mengapresiasi kunjungan MTs Negeri Samarinda ke DPRD Kaltim. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan proses pembelajaran putra-putri peserta didik dalam menumbuhkan karakter kepemimpinan P5.

“Saya pikir ini adalah langkah strategis yang dilakukan oleh MTs Negeri Samarinda dalam rangka mempersiapkan Sumber Daya Manusia yang sehat, pintar, cerdas dan juga unggul, mempunyai daya saing dan yang paling penting mereka mempunyai karakter yang baik,” tutur Puji.

Menurutnya, harapan semua dimana kurang lebih 26 tahun lagi mereka yang merupakan generasi z berumur 13 atau 14 tahun ini adalah calon-calon pemimpin kedepan. “Sejak dini sudah dipersiapkan tidak hanya secara ilmu pengetahuan. Tetapi juga bagaimana kepekaan sosial di dalam menghadapi perubahan-perubahan di era digitalisasi dan juga bagaimana menumbuhkan karakter bagi anak-anak didik,” tandasnya. (editor: jon)


TOPIK BERITA TERKAIT: #dprd-kaltim #proyek-penguatan-profil-pelajar-pancasila 

Berita Terkait

IKLAN