Redaktur: Redaksi
Samarinda, Afiliasi.net - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Samarinda terus berinovasi dalam mempermudah umat menunaikan kewajibannya. Kali ini, layanan Drive-Thru Zakat resmi dioperasikan di dua titik strategis, yakni di Kantor Baznas Samarinda dan kawasan Eks Bandara Temindung, guna melayani muzaki secara cepat dan praktis tanpa harus turun dari kendaraan.
Ketua Baznas Samarinda, Ahmad Syahir Idris, menjelaskan bahwa program ini dirancang khusus bagi warga yang memiliki mobilitas tinggi namun tetap ingin menunaikan zakat, infak, maupun sedekah tepat waktu.
“Drive-thru zakat ini untuk memudahkan muzaki yang ingin menunaikan kewajiban, tetapi tidak sempat datang langsung ke kantor. Di Temindung bahkan kami beroperasi hingga pukul 22.00 WITA,” ungkap Syahir, Kamis (26/2/2026).
Layanan ini mencakup berbagai jenis pembayaran mulai dari zakat mal, zakat fitrah, hingga fidyah. Menariknya, Baznas sangat mendorong penggunaan metode pembayaran non-tunai melalui QRIS untuk mendukung konsep layanan digital yang transparan dan akuntabel.
Tak berhenti di situ, Baznas Samarinda tengah merancang langkah besar dengan rencana pengadaan mesin pembayaran serupa ATM Drive-Thru di beberapa ruas jalan protokol.
“Targetnya akhir tahun atau tahun depan. Masyarakat cukup menempelkan e-money atau memindai barcode. Ini akan menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran kami,” tambahnya.
Selain kemudahan dalam menghimpun dana, Baznas menjamin penyaluran zakat dilakukan dengan proses verifikasi ketat dari tingkat RT hingga kecamatan. Bantuan yang disalurkan umumnya berbentuk barang produktif yang disertai dengan pendampingan dan evaluasi berkala selama tiga bulan untuk memastikan mustahik (penerima zakat) benar-benar terbantu secara ekonomi.
Langkah inovasi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan muzaki sekaligus mempercepat pengentasan kemiskinan di Kota Samarinda melalui pengelolaan zakat yang profesional dan berbasis teknologi. (*)
TOPIK BERITA TERKAIT:
#baznas-samarinda #zakat-drive-thru #ramadan-2026 #ahmad-syahir-idris