Redaktur: Redaksi
Potret taman di Samarinda Seberang, tepatnya di Jalan Bung Tomo yang berdekatan dengan TPS. (Sumber: Presisi.co)
Samarinda, Afiliasi.net – Keberadaan taman di bawah Jembatan Bung Tomo, Samarinda Seberang, menuai perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial. Sorotan muncul karena lokasi taman tersebut bersebelahan langsung dengan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah.
Sejumlah warganet mempertanyakan kebijakan penataan ruang publik di kawasan itu, mengingat fungsi taman sebagai ruang terbuka hijau dinilai kurang selaras jika berdampingan dengan TPS.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda, Suwarso, menyatakan pihaknya telah mencermati persoalan tersebut dan berencana melakukan peninjauan langsung ke lokasi.
“Beberapa hari terakhir ini sudah menjadi perhatian kami. Hari ini saya juga berencana turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisinya,” ujar Suwarso, melalui Presisi.co pada Senin (19/1/2026).
Ia menjelaskan, taman dan TPS sama-sama memiliki peran bagi masyarakat. Di satu sisi, taman berfungsi sebagai ruang terbuka hijau dan sarana aktivitas warga, sementara di sisi lain TPS merupakan bagian penting dari sistem pengelolaan sampah kota.
“Fungsinya berbeda, tetapi sama-sama dibutuhkan. Taman bisa dimanfaatkan sebagai ruang publik, sedangkan TPS memang sudah lebih dulu ada di kawasan tersebut,” katanya.
DLH Samarinda, lanjut Suwarso, telah berkoordinasi dengan bidang pertamanan untuk mencari pola penataan agar kedua fasilitas tersebut tetap dapat digunakan tanpa saling mengganggu. Sejumlah opsi disiapkan, termasuk penataan fisik kawasan hingga pengaturan waktu pembuangan sampah.
“Alternatifnya bisa berupa penataan dengan konsep taman vertikal atau pengaturan jam buang sampah agar tidak terjadi penumpukan,” jelasnya.
Suwarso mengakui, keberadaan TPS di dekat taman memunculkan beragam kritik dari masyarakat. Namun, ia menegaskan relokasi TPS bukan menjadi pilihan utama dalam waktu dekat.
“TPS itu memang sudah ada lebih dulu. Masukan dari masyarakat kami pahami, dan saat ini sedang dicari formula terbaik agar keduanya bisa berjalan seiring,” ujarnya.
DLH Samarinda memastikan akan melakukan kajian lapangan sebelum mengambil keputusan akhir. Pada prinsipnya, TPS di lokasi tersebut tetap dipertahankan dengan penataan yang lebih maksimal. (*)
Editor: Redaksi
TOPIK BERITA TERKAIT:
#taman-di-samarinda-seberang #taman-bung-tomo #dlh-samarinda #pemkot-samarinda #tps