Rabu, 25 Februari 2026 12:10 WIB

Daerah

Dinsos Kaltim Kejar Target Kemiskinan 4 Persen, Pagu Anggaran 2027 Dipatok Rp129 Miliar

Redaktur: Redaksi
| 0 views

Kepala Dinas Sosial Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak saat diwawancarai awak media. (Istimewa)

Samarinda, Afiliasi.net - Dinas Sosial (Dinsos) Kalimantan Timur memasang target optimistis dalam menekan angka kemiskinan di Benua Etam. Dengan proyeksi pagu indikatif tahun 2027 sebesar Rp129 miliar, Dinsos bertekad membawa angka kemiskinan turun ke level 4 persen, jauh di bawah rata-rata nasional.

Kepala Dinsos Kaltim, Andi Muhammad Ishak, menyatakan bahwa meskipun anggaran sempat mengalami efisiensi di angka Rp108 miliar pada periode sebelumnya, pihaknya berharap pagu 2027 tetap stabil guna menjamin keberlanjutan program strategis.

“Semakin rendah angkanya (kemiskinan), semakin berat menurunkannya. Tapi kita tetap optimistis. Kami akan berkoordinasi dengan Komisi IV DPRD Kaltim jika terjadi penurunan anggaran agar target tetap tercapai,” ujar Andi, Selasa (24/2/2026).

Berdasarkan data BPS, Kaltim mencatatkan tren positif dengan penurunan kemiskinan ke angka 5,17 persen. Meski demikian, pemerintah pusat melalui Bappenas terus mendorong Kaltim untuk berkontribusi lebih dalam karena kapasitas fiskal daerah yang dinilai kuat.

Tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah akurasi data. Dinsos Kaltim kini tengah melakukan ground check terhadap Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bantuan tepat sasaran pada masyarakat di desil 1 hingga 5.

Andi juga menyoroti pentingnya masa transisi bagi masyarakat yang mulai mandiri. Ia mengakui sempat ada polemik terkait penonaktifan PBI kesehatan secara mendadak. Kini, reaktivasi dilakukan terutama bagi warga dengan penyakit kronis agar tidak terputus layanan kesehatannya.

“Ground check memastikan penerima bantuan benar-benar sesuai parameter BPS. Mereka yang sudah seharusnya keluar dari desil bawah juga harus dipastikan siap mandiri secara ekonomi agar tidak terjadi guncangan,” pungkasnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor di bawah Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK), Dinsos Kaltim berharap RKPD yang disusun dapat menjadi blueprint efektif untuk menghapus kemiskinan ekstrem di Kalimantan Timur. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #dinsos-kaltim #andi-muhammad-ishak 

Berita Terkait

IKLAN



Berita Lainnya

Terpopuler