Selasa, 07 April 2026 02:46 WIB

Daerah

Godzilla El Nino Serang Kaltim, Air Sungai Mahakam Berubah Asin di Palaran – Kukar Siaga Darurat

Redaktur: Redaksi
| 0 views

Direktur Teknik Perumdam Tirta Mahakam Tenggarong, Abdul Latif. (Istimewa)

Tenggarong, Afiliasi.net – Fenomena El Nino memaksa perubahan musim kemarau masuk lebih cepat dari biasanya pada tahun ini. Dampaknya di Kalimantan Timur (Kaltim) sudah mulai terasa hingga merubah siklus air tawar Sungai Mahakam.

Terbaru, di Kota Samarinda, sudah mulai terasa dampaknya. Perubahan air tawar menjadi asin di perairan Palaran, mendorong kawasan sekitarnya mulai mempersiapkan langkah antisipasi, termasuk Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan mitigasi risiko awal.

Menanggapi masuknya musim kemarau atau lebih dikenal Godzilla El Nino, Direktur Teknik Perumdam Tirta Mahakam Tenggarong, Abdul Larif memberikan imbauan dini penggunaan pasokan air di kalangan masyarakat.

Meskipun pihaknya belum menerima laporan terkait perubahan siklus air di sepanjang Sungai Mahakam di wilayah Kukar, tetapi rencana mitigasi tak bisa dianggap sebelah mata.

"Alhamdulillah saat ini kan belum, tapi kemungkinan masuknya air laut itu ada. Karena kondisi kemarau panjang," ujarnya pada Senin, 6 April 2026.

Langkah antisipasi yang diterapkan Perumdam sendiri, mulai dari mengurangi produksi air di kawasan rawan terdampak perubahan iklim cuaca, seperti Kecamatan Anggana, Kecamatan Sanga-sanga dan Kecamatan Loa Kulu.

Selain itu, proses pengerukan dasar sungai di wilayah Instalasi Pengolahan Air di kecamatan yang berpotensi terdampak El Nino turut dilakukan.

"Kalau memang kemaraunya panjang kita antisipasi penurunan level airnya, karena debitnya juga mengalami penurunan. Bahkan di Loa Kulu itu kita sampai mengeruk endapan lumpur di intake airnya," terangnya.

Ia mengimbau, masyarakat yang kemungkinan terdampak pengurangan distribusi air bersih mulai menerapkan pola berhemat. Mengingat menurunnya produksi air nantinya, agar masyarakat dapat menampung ketersediaan air bersih, khususnya tiga kecamatan tersebut.

"Gunakan air dengan bijak, pastikan untuk kebutuhan dasar yang diperlukan. Setidaknya mulai dari sekarang melakukan persiapan dengan menampung air di bak atau tandon," pungkasnya. (*)

 


TOPIK BERITA TERKAIT: #godzilla-el-nino #perumdam-tirta-mahakam #abdul-larif #cuaca-ekstrem-kaltim 

Berita Terkait

IKLAN



Berita Lainnya

Terpopuler