Redaktur: Redaksi
Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Samarinda, Afiliasi.net - Pemerintah Kota Samarinda terus melakukan penguatan struktur organisasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah yang segera dilakukan adalah pengisian sejumlah jabatan pimpinan tinggi pratama (JPT) yang saat ini masih kosong.
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyampaikan bahwa pengisian jabatan tersebut menjadi langkah strategis pasca pergeseran jabatan di lingkungan pemerintah kota, termasuk posisi Sekretaris Daerah yang kini dijabat Neneng Chamelia Shanti.
“Setelah ini kita akan lakukan pengisian jabatan-jabatan lain yang lowong. Ada beberapa JPT yang kosong, seperti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Inspektorat, Asisten I, Sekretaris Dewan, dan beberapa jabatan lainnya,” ujarnya, Jumat 3 April 2026.
Menurutnya, proses pengisian jabatan akan dilakukan melalui pendekatan yang terukur dan berbasis sistem merit. Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan dua mekanisme utama, yakni pergeseran jabatan serta penerapan manajemen talenta.
Pergeseran jabatan dinilai penting sebagai bagian dari penyegaran organisasi, khususnya bagi pejabat yang telah lama menduduki posisi tertentu. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan energi baru dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Jika memungkinkan dilakukan pergeseran, akan kita lakukan dalam rangka penyegaran tugas. Karena ada yang memang sudah waktunya untuk rotasi,” jelasnya.
Sementara itu, untuk posisi yang belum terisi, Pemkot Samarinda akan mengoptimalkan sistem manajemen talenta yang menitikberatkan pada penilaian kinerja dan potensi aparatur sipil negara (ASN). Pendekatan ini dinilai lebih objektif dalam menempatkan pejabat sesuai kompetensi.
“Selebihnya akan kita pakai manajemen talenta untuk jabatan-jabatan yang belum terisi,” tambahnya.
Melalui langkah ini, Pemerintah Kota Samarinda menegaskan komitmennya dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Pengisian jabatan tidak hanya dilihat sebagai kebutuhan administratif, tetapi juga sebagai strategi untuk memperkuat kinerja organisasi secara menyeluruh.
Dengan penataan yang tepat, diharapkan pelayanan publik di Kota Samarinda dapat semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
TOPIK BERITA TERKAIT:
#andi-harun #pemkot-samarinda #kinerja-jabatan #jabatan-kosong