Rabu, 03 Juni 2026 12:05 WIB

Advetorial

Bang Ayub Ajak Masyarakat Perkuat Partisipasi Demokrasi Lewat PDD di Desa Sanggulan

Redaktur: Redaksi
| 15 views

Anggota DPRD Kaltim, M Husni Fahruddin saat PDD di Desa Sanggulan. (Sumber: Istimewa)

Kutai Kartanegara, Afiliasi.net – Demokrasi harus hidup dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat perlu memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara agar dapat berperan aktif dalam proses pembangunan.

Demikian disampaikan Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi Partai Golkar, M Husni Fahruddin atau Bang Ayub saat menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) di Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber Fajar Darmawan dan Ahmad Faidillah, serta dipandu moderator Rizal. Forum diikuti masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman warga terhadap nilai-nilai demokrasi dan partisipasi publik dalam pembangunan daerah.

Bang Ayub mengatakan, demokrasi tidak hanya dimaknai sebagai proses pemilihan umum, tetapi juga keterlibatan masyarakat dalam mengawal kebijakan pemerintah agar berjalan sesuai kebutuhan rakyat.

Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi salah satu kunci terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Partisipasi masyarakat sangat diperlukan agar setiap kebijakan yang lahir benar-benar menjawab kebutuhan rakyat,” tegasnya.

Politisi Golkar itu juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan politik. Ia menilai perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi yang harus disikapi secara dewasa.

“Perbedaan pandangan dalam demokrasi adalah hal yang wajar. Namun, persatuan dan kebersamaan harus tetap menjadi prioritas untuk menjaga stabilitas dan kemajuan daerah,” ujarnya.

Dalam sesi pemaparan materi, Fajar Darmawan menjelaskan bahwa demokrasi yang sehat membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan maupun pengawasan terhadap kebijakan publik.

“Demokrasi bukan hanya hak untuk memilih, tetapi juga hak untuk mengawasi dan memberikan masukan terhadap kebijakan pemerintah,” katanya.

Sementara itu, Ahmad Faidillah menekankan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat agar mampu memahami berbagai persoalan publik secara objektif dan bertanggung jawab.

“Masyarakat yang memiliki pemahaman politik yang baik akan lebih mampu berpartisipasi secara positif dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Melalui kegiatan tersebut, Bang Ayub berharap masyarakat semakin memahami pentingnya demokrasi sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus mendorong lahirnya partisipasi publik yang lebih aktif dalam pembangunan Kalimantan Timur. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #dprd-kaltim #demokrasi-daerah 

Berita Terkait

IKLAN