Redaktur: Redaksi
Puskesmas Remaja. (Istimewa)
Samarinda, Afiliasi.net - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda memberikan jaminan akses layanan medis bagi masyarakat selama periode libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Seluruh puskesmas di Kota Tepian dipastikan tetap beroperasi guna mengantisipasi kebutuhan pengobatan warga maupun penanganan insiden darurat selama masa cuti bersama.
Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, Ismed Kusasih, menegaskan bahwa pola piket telah disusun agar tidak ada kekosongan layanan di setiap wilayah kecamatan.
“Untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat saat libur Lebaran, 26 puskesmas di Samarinda tetap aktif memberikan pelayanan kesehatan. Kami ingin memastikan warga tetap mendapatkan akses medis meski dalam suasana libur panjang,” ujar Ismed Kusasih, Kamis, 19 Maret 2026.
Ismed merinci, khusus pada hari H Lebaran, terdapat enam puskesmas strategis yang ditetapkan sebagai posko pelayanan utama karena lokasinya yang mencakup wilayah perbatasan dan jalur poros, yakni Puskesmas Makroman, Sungai Siring, Lempake, Trauma Center, Palaran, dan Bantuas. Sementara 20 puskesmas lainnya akan kembali melayani warga segera setelah hari pertama Idulfitri.
Selain fasilitas fisik, Dinkes juga mengandalkan layanan kegawatdaruratan PSC 119 Doctor On Call yang tetap bersiaga penuh selama 24 jam. Layanan ini menjadi garda terdepan untuk merespons laporan kecelakaan lalu lintas atau kondisi darurat medis di rumah warga. RSUD Inche Abdoel Moeis pun telah diinstruksikan untuk siaga menerima rujukan intensif kapan pun dibutuhkan.
"Layanan PSC 119 tetap siaga 24 jam. Seluruh rumah sakit, termasuk RSUD IA Moeis, juga kami siagakan untuk menangani kasus rujukan yang membutuhkan tindakan lebih lanjut selama periode lebaran ini," pungkasnya. (*)
TOPIK BERITA TERKAIT:
#puskesmas-samarinda #idul-fitri-1447-h #rsud-ia-moeis #lebaran-2026