Selasa, 17 Februari 2026 04:59 WIB

Daerah

Sambut Ramadan dan Agenda Nasional, Wamenag Pastikan Masjid Negara & Basilika IKN Segera Difungsikan

Redaktur: Redaksi
| 14 views

Wakil Menteri Agama RI, Muhammad Syafi’i saat berkunjung ke IKN. (Istimewa).

Samarinda, Afiliasi.net - Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) bersiap menjadi tuan rumah bagi deretan agenda keagamaan berskala nasional. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI, Muhammad Syafi’i, usai melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan sejumlah rumah ibadah ikonik di jantung IKN pada Senin, 16 Februari 2026.

Didampingi Kakanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, Wamenag memfokuskan pengecekan pada Masjid Negara yang diproyeksikan mulai beroperasi pada awal Ramadan 1447 Hijriah mendatang. Masjid ini dijadwalkan menjadi lokasi Salat Tarawih perdana bagi Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, pada hari kedua Ramadan.

“Berdasarkan laporan dari pihak Otorita, masjid sudah bisa difungsikan. Saat ini tinggal penyelesaian beberapa detail seperti pemasangan karpet dan meubelair. Insyaallah pada 2 Ramadan sudah siap digunakan,” ujar Muhammad Syafi’i.

Selain sarana ibadah umat Muslim, Gereja Basilika Nusantara juga menunjukkan progres signifikan. Bangunan ini disiapkan untuk menyambut Pertemuan Uskup se-Indonesia pada Mei mendatang. Penanganan teknis khusus kini tengah dilakukan untuk memasang lonceng dan salib ikonik yang didatangkan langsung dari Belanda guna memastikan aspek estetika dan keamanan struktur terjaga.

Wamenag menekankan bahwa IKN dirancang untuk menjadi miniatur keberagaman Indonesia. Komitmen ini dibuktikan dengan penyediaan lahan khusus bagi pemeluk agama lain. Pembangunan Pura, Vihara, hingga Klenteng dipastikan akan dimulai pada tahun ini atau paling lambat 2027 mendatang.

Kakanwil Kemenag Kaltim, Abdul Khaliq, menambahkan bahwa keberadaan rumah-rumah ibadah yang saling berdampingan di IKN merupakan pesan kuat kepada dunia mengenai indahnya toleransi di Indonesia.

“Pembangunan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol penguatan moderasi dan kerukunan umat beragama. Kami akan terus berkoordinasi dengan Otorita IKN agar rumah ibadah ini menjadi pusat harmoni,” tegas Abdul Khaliq.

Dengan kesiapan fisik yang terus dikebut, IKN tidak hanya akan menjadi pusat birokrasi, tetapi juga pusat pelayanan umat yang inklusif dan representatif bagi seluruh elemen bangsa. (*)


TOPIK BERITA TERKAIT: #wamenag-muhammad-syafii #ibu-kota-nusantara #kemenag-kaltim 

Berita Terkait

IKLAN



Berita Lainnya

Terpopuler