Redaktur: Redaksi
Perkuat Literasi Politik Warga, Anggota DPRD Kaltim Guntur gelar PDD di Muara Badak. (Istimewa)
KUTAI KARTANEGARA, Afiliasi.net – Anggota DPRD Kalimantan Timur dari Fraksi PDI Perjuangan, Guntur, menggelar kegiatan Penguatan Demokrasi Daerah (PDD) ketiga di Desa Gas Alam 1, Kecamatan Muara Badak, Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber M Suria Irfani dan Hendri Aritno, serta dipandu oleh moderator Ardian. Agenda tersebut menitikberatkan pada pentingnya literasi politik masyarakat dalam mendukung kualitas demokrasi di daerah.
Dalam sambutannya, Guntur menegaskan bahwa kemampuan masyarakat dalam memilah informasi menjadi hal krusial di tengah derasnya arus informasi, khususnya di media sosial.
“Literasi politik itu penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh hoaks. Sekarang informasi begitu cepat menyebar, tapi tidak semuanya benar,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih aktif dan cerdas dalam berpartisipasi dalam proses demokrasi, termasuk dalam menentukan pilihan politik.
“Kita ingin masyarakat tidak hanya ikut memilih, tapi juga memahami apa yang dipilih. Dari situ akan lahir pemimpin yang benar-benar berkualitas,” tambahnya.
Sementara itu, narasumber M Suria Irfani menjelaskan bahwa pendidikan politik memiliki peran penting dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi publik.
“Pendidikan politik membuat masyarakat lebih paham terhadap proses demokrasi, mulai dari pemilu hingga pengawasan kebijakan. Ini penting agar masyarakat tidak apatis,” jelasnya.
Ia juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi, seperti rendahnya pemahaman politik dasar dan maraknya penyebaran informasi yang menyesatkan.
“Hoaks dan misinformasi masih menjadi persoalan serius. Kalau tidak diimbangi literasi yang baik, masyarakat bisa mudah terprovokasi,” katanya.
Di sisi lain, Hendri Aritno menilai penguatan demokrasi tidak bisa hanya dibebankan pada pemerintah, melainkan perlu melibatkan banyak pihak.
“Perlu kolaborasi antara pemerintah, partai politik, dan masyarakat. Edukasi politik harus terus dilakukan, termasuk lewat forum-forum diskusi seperti ini,” ujarnya.
Ia juga melihat peluang dari pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam meningkatkan kesadaran politik masyarakat di Kalimantan Timur.
“Dengan adanya IKN, perhatian terhadap daerah ini meningkat. Ini momentum untuk mendorong masyarakat lebih sadar dan aktif dalam kehidupan demokrasi,” tambahnya.
Guntur berharap, kegiatan PDD ini dapat menjadi ruang edukasi sekaligus dialog yang berkelanjutan, sehingga masyarakat semakin kritis dan berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di daerah.
“Kami ingin kegiatan seperti ini benar-benar berdampak, bukan hanya seremonial. Aspirasi dan pemahaman masyarakat harus terus tumbuh,” tegasnya. (*)
Penulis: Redaksi
TOPIK BERITA TERKAIT:
#guntur #literasi-politik #pdi-perjuangan #dprd-kaltim